Langsung ke konten utama

Coretan Pagi Tanpa Segelas Kopi

Pagi.. tanpa segelas kopi yang kepulan asap dan aroma eksotisnya menyelinap.
Hanya ada segelas air putih dan beberapa potong roti.
Walau begitupun pagiku tetap miliki euforia tersendiri, tanpa ada stimulus dari kafein.

Kali ini aku sedikit terpetakan, masuk ke dalam suatu jurusan yang akan mengantarkan ke tujuan sesiapa yang menjadi penumpangnya. Di dalam perjalanan mestilah disajikan berbagai menu panorama yang menggoda yang pastinya menurut selera masing-masingnya. Hingga aku telah dan tengah berada di sini, mungkin ada sekerdip cahaya yang membuatku selalu ingin mencari tahu di mana sumber cahaya walau hanya setitik di mataku. Apakah sebatas kedipan mata, ah entahlah tapi aku berusaha berjalan melewati sekat-sekat dan bilik yang belum aku ketahui sebelumnya.

Ada sesuatu yang menggelitik, namun tak jarang juga ada yang memuakkan hingga membuatku terdampar di ambang kegundahan. Oh, Tuhan..

Oke, satu kunci utama adalah fokus terhadap apa yang aku cintai dan aku pun akan dicintai. Cinta bagai cahaya, di mana bergantung pada kualitas hatinya.
Segera dan itu niscaya.. Tuhan aku percaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Media di Sekitar Kita

     ~ MEDIA DARLING Seorang tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini adakalanya mendapatkan perhatian lebih dari media. Pemberitaan yang positif tentang dirinya dengan intensitas yang di atas rata-rata menghiasi media cetak maupun elektronik memunculkan istilah media darling. Hampir semua media didominasi dengan berita-berita positif tentang dirinya dan hal demikian dapat membesarkan nama seseorang di mata publik.             Media darling seringkali diartikan sebagai kesayangan media yang saat ini benar-benar terjadi dalam dunia perpolitikan di negeri ini. Misalnya saja seperti fenomena Jokowi yang dapat dikatakan sebagai kekasih media (media darling). Selain menghiasi media cetak dan elektronik, berita yang bermuatan citra positif tentang dirinya tersebut juga masih didukung oleh pembicaraan di media sosial.

Penyakit Zona Nyaman

Seringkali kita dihadapkan dengan berbagai pilihan dan terkadang sangat membingungkan. Setiap pilihan memang mengandung konsekuensi dan bisa saja melahirkan masalah. Kadang jika terlalu memikirkan hal tersebut dapat membuat seseorang menjadi takut untuk mengambil pilihan. Seperti kata orang bijak, "kita takkan pernah tahu jika tak berani mencoba." Terkadang kenyamanan itu dapat menyesatkan. Terlena dengan rasa nyaman hingga lupa untuk menikmati tantangan di luar zonanya. Sulit untuk maju merupakan penyakit hasil dari gejala-gejala yang timbul sebab ketakutan dan mental yang lemah. Setidaknya berani untuk berbuat sesuatu yang baru, dalam tanda kutip hal yang positif. Memang dalam menjalaninya kita perlu waktu penyesuaian yang kadang tak mudah. Namun jika kita telah berhasil menjalani dan mendapat hasilnya, kita akan merasakan suatu sensasi yang luar biasa dan semakin mengerti ternyata setiap kita dianugerahi potensi yang kadang tak disadari oleh diri kita sendiri. So, be...

Random. . .

Bintang terang di utara.. Kedua kaki serasa melangkah padanya. Polaris.. Seperti halnya lentera jiwa. Di tengah pelukan malam.. Berselimut gemerlap bintang, sesekali melayang bak daun di musim gugur. Syahdu gulita seakan tak rindu hangat mentari. Mengapa yang nampak terang adakalanya hilang sinarnya ? Di mana sebenarnya sinar itu ? Nurani yang murni... bersabarlah akan takdirmu. Tuhan pasti tahu kau menunggu. Kabarkan saja pada hembusan angin malam.. perihal random yang mengisi relung-relung jiwa. Terbangkan pada-Nya... Hingga diturunkan jawaban.. akan segala kepastian.