Pagi yg cerah di Taiwan. Mentari yg tampak tak malu lagi menunjukkan senyumnya. Dedaunan rontok berserakan di sepanjang jalan, mewarnai dengan pesona indah. Pagi itu Qiu, seperti biasanya ia membantu ibunya untuk membuka kedai yg menjadi satu-satunya tumpuan hidup mereka. Qiu mengayunkan pedal sepedanya menyusuri jalan menuju sebuah sekolah seni yg hampir 2 tahun telah ia jalani.
Whatever, whoever, whenever, no matter!