Langsung ke konten utama

Postingan

Penyakit Zona Nyaman

Seringkali kita dihadapkan dengan berbagai pilihan dan terkadang sangat membingungkan. Setiap pilihan memang mengandung konsekuensi dan bisa saja melahirkan masalah. Kadang jika terlalu memikirkan hal tersebut dapat membuat seseorang menjadi takut untuk mengambil pilihan. Seperti kata orang bijak, "kita takkan pernah tahu jika tak berani mencoba." Terkadang kenyamanan itu dapat menyesatkan. Terlena dengan rasa nyaman hingga lupa untuk menikmati tantangan di luar zonanya. Sulit untuk maju merupakan penyakit hasil dari gejala-gejala yang timbul sebab ketakutan dan mental yang lemah. Setidaknya berani untuk berbuat sesuatu yang baru, dalam tanda kutip hal yang positif. Memang dalam menjalaninya kita perlu waktu penyesuaian yang kadang tak mudah. Namun jika kita telah berhasil menjalani dan mendapat hasilnya, kita akan merasakan suatu sensasi yang luar biasa dan semakin mengerti ternyata setiap kita dianugerahi potensi yang kadang tak disadari oleh diri kita sendiri. So, be...

Hingga Terang Menyinggahi

Bismillaah... sebagai pembuka yang terbaik.. Ada hal yang semestinya aku perlihatkan, dan ada hal yang sepatutnya disembunyikan. Bukannya orang akan lebih terpana ketika tidak mengetahui sisi yang elok di balik kesederhanaannya? Menjadilah itu... Aku beragama, tetapi aku juga rasanya tak perlu menunjukkan bahwa....ya seperti itulah. Ada keyakinan yang tersimpan dalam. Ada kesungguhan yang terpatri dalam hati. Aku tak mengapa andai seluruh penduduk dunia memandangku dengan sudut matanya saja. Aku begini adanya. Aku dilahirkan, bukan dengan tanpa sengaja.. Semua itu karena perencanaan yang luar biasa. Aku masih seperti..memang tak ada yang sempurna di dunia ini. Yang sempurna itu hanya cintaNya kepada semua yang dicipta. Namun tatkala ku ingin kembalikan rasa itu, malu rasanya... aku bukan apa-apa dan masih belum menjadi siapa-siapa. Engkau sangat berarti bagiku tetapi aku mungkin hanya senoktah di mataMu.

Bukan Horor Tapi Petualangan

Siapa sih yang nggak suka nonton film? Setiap orang pasti punya hobi nonton genre film kesukaannya. Ada yang suka drama romantis semacam drama-drama Korea. Ada juga yang suka sci-fi, animasi, petualangan atau bahkan horor. Ngomongin soal genre film nih, sebenarnya aku sendiri nggak terlalu suka dan kurang menikmati film bergenre action, sci-fi semacamnya lah. Soalnya seringkali dibuat tegang sampe pernah kagetan sewaktu di bioskop, terus diketawain temen yang duduk di sebelah. Maklum lah ya seringnya nonton drama Korea yang romantis-melankolis abis. Hahahahaa.. Kalo soal film horor, sebenarnya sih aku juga nggak terlalu takut, yaaa rasanya nggak realistis aja sih. Wkwkwwk Cuman yang seringkali aku takuti itu kalo lagi nonton film genre petualangan yang ekstrem banget apalagi kalo ada scene samudera luas, kapal tenggelam, badai, hiu paus huwaaa.. nutup mata deh. Rasanya ngeri aja kalo membayangin bawah laut dalam ada ikan-ikan ganas, nggak bisa renang..omaigaaad :o Misal...

Istilah Media di Sekitar Kita

     ~ MEDIA DARLING Seorang tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini adakalanya mendapatkan perhatian lebih dari media. Pemberitaan yang positif tentang dirinya dengan intensitas yang di atas rata-rata menghiasi media cetak maupun elektronik memunculkan istilah media darling. Hampir semua media didominasi dengan berita-berita positif tentang dirinya dan hal demikian dapat membesarkan nama seseorang di mata publik.             Media darling seringkali diartikan sebagai kesayangan media yang saat ini benar-benar terjadi dalam dunia perpolitikan di negeri ini. Misalnya saja seperti fenomena Jokowi yang dapat dikatakan sebagai kekasih media (media darling). Selain menghiasi media cetak dan elektronik, berita yang bermuatan citra positif tentang dirinya tersebut juga masih didukung oleh pembicaraan di media sosial.

Kejutan Itu Ternyata Tulus

Musik menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan baik dari usia balita, muda, dewasa hingga usia senja. Salah satu jenis musik yang saat ini begitu akrab dengan generasi muda yaitu Jazz. Malam itu (8/11) suasana di gedung 168 Confrence Building Semarang berubah menjadi ramai dengan suara teriakan histeris menyambut kedatangan bintang Jazz ternama yang saat ini sedang ‘’hits” di Indonesia. Kehadiran Tulus menjadi kejutan dan hadiah tersendiri bagi peserta Talkshow dan Diskusi Kebangsaan yang termasuk dalam rangkaian acara Nation Building Beswan Djarum 2015. Suasana 168 Confrence Building Banyak sekali peserta yang tidak menyangka pada malam itu akan dihadirkan seorang bintang tamu yang akan menghibur dengan lagu-lagunya yang telah mendapatkan perhargaan di ajang musik bergengs di Tanah Air. Tulus menyapa para peserta Beswan Djarum dan menyanyikan lagu berjudul “Gajah”. Para peserta pun ikut terhanyut dan menyanyi bersama hingga menyihir atmosfer 168 Confrence Bu...

Cheesy Notes dari Negeri Keju Van Orange

Baru-baru ini aku punya ketertarikan dengan negeri keju ini. Entah kenapa, tapi ada sesuatu yang belum dapat diungkapkan sekarang. Membaca catatan perjalanan dari buku Cheesy Notes from Holland ini membuatku terasa lebih dekat dengan negeri mantan penjajah bangsa kita. Kenapa sih harus Belanda ? Bukannya nenek moyang mereka dulu menjajah kita? Iya, itu benar ketika sejarah mengungkapnya semua.  Hanya saja aku ingin melebarkan cakrawala berpikirku. Lebih banyak menimbang pemikiran yang realistis. Ada sesuatu yang ingin ku raih. Banyak sekali hal yang ingin ku ketahui. Maka tak boleh sedikitpun untuk meremehkan maupun mengkerdilkan mental diri kita sendiri.

#LiveDrive with Kunto Aji

Sore-sore hujan lagi enaknya ke mana ya? Hmm... pas banget nih tadi ada yang ngajakin ke Dixie di jalan Gejayan. Aku pikir tadi ngajakin makan eh ternyata nonton Kunto Aji live. Kalo diajak ya siapa yang nggak mau sih ? :p Nggak perlu nunggu lama, akhirnya cus ke TKP sama rekan tapi kami memang memilih nggak bareng naik mobil sama kakak-kakak dari Swaragama, soalnya takut nanti kalo mau pulang duluan ada keperluan lain. Setelah sampai dan mau naik ke lantai 2, ada seorang petugas yang menanyai kami untuk mengkonfirmasi invitation. Agak kebingungan sih, tapi akhirnya datanglah kakak dari Swaragama yang ngajak kami tadi. Akhirnya kami bisa nonton Kunto Aji secara ekslusif nih, free lagi. hihiii.. Baru sampe lantai 2 disambut dengan lagunya Kunto Aji "Akhir Bulan", Liriknya itu lhooo....problem mahasiswa kost-kost an banget deh :(  Kunto Aji Live at Dixie Asik juga nih bisa nikmatin coffe break ditemani lantunan lagu-lagu catchy si Penyanyi berambut keriting...

Pelangi di Gulita Angan

Dinginnya malam kala itu di tengah kantukku. Selepas aku terbangun dari tidurku yang sesaat, ku balas pesan dari seorang teman dekatku. Pertanyaan-pertanyaan yang ia tujukan padaku, sudah semestinya ku jawab. Sebenarnya, selama ini aku tak mengerti apa itu Passion dan hingga sekarang aku pun belum pantas untuk sepenuhnya bilang "aku menemukannya!". Aku hanya menangkap di mana radar itu begitu kuat serasa memanggil-manggil jiwaku.

Sepenggal Kisah Tanpa Epilog

Mulutku serasa bisu, tak mampu berkata. Jemariku serasa kaku, tak mampu menuliskan. Pikiranku serasa beku untuk memikirkan. Hanya hati yang telah merasakan besarnya kasih sayang yang mampu menggambarkan bagaimana sesosok Ibu. Rangkaian huruf tak mampu menjadi kata yang dapat menggambarkan seperti apa ibu dan seindah apapun kalimat takkan mampu menjelaskan siapa itu ibu. Dia adalah seorang yang dikirim Tuhan untukku menjadi malaikat yang menjaga, menyanyangi dan mengajarkanku untuk menjalani kehidupan yang benar. Lahirku di dunia membawa darahnya yang mengalir di dalam jasadku. Meski saat ini terpisah jarak dan waktu dengan ibu, dan meski rindu bergelayutan tetapi hati   dan bathin takkan terpengaruh oleh itu. Cinta ibu terhadapku takkan hilang karena dimensi jarak maupun waktu.  Aku tak mampu sebenarnya untuk menuliskan rangkaian huruf menggambarkan seperti apa ibu, namun aku mencoba melontarkan seperti apa isi hati yang merasakan kasih sayang sesosok malaikat yang di...

Cross Religion and Cultural Communication : Study with Australian Students

 We Learnt Indonesian Tradisional Dance Yeaah! Today we learn how to understanding  others that different with us, such as about culture and religion. We have communication major and we learn how to communicate with cross religion and cultural. We get chance to learn it with Australian students, they are Tim and Sharon. Never mind, but here we get so many knowledge and we can share about worth of Indonesian culture, include the tradisional food, tradisional games and tradisional dance. They seem so happy with our performance, because Indonesia is so unique and have magnitude. Let's Dance! Not only students participate this event, but also our lectures come join to celebrate it. Mr. Bono, our lecturer has tried to jump Mr.Makhfud, our lecturer also tried Tim Jump's That was cool! Miss bit afraid to jump Beside we introduce about Indonesian tradisional games, we also present Indonesian cuisine.  Indonesia has rich and diverse culinar...

UIN Sunan Kalijaga Tuan Rumah Bung Hatta Tour 2014

“Koruptor tidak pernah berhenti, maka kita pun tidak boleh berhenti. Saya tidak pernah merasa berhenti dari KPK, karena KPK adalah milik rakyat.” Banner Bung Hatta Tour 2014 Begitulah seruan Busyro Muqoddas yang baru saja melepaskan jabatan sebagai Wakil Ketua KPK dalam acara Bung Hatta Tour 2014 di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 17 Desember 2014 pukul 13.00-16.00 WIB. Acara ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang diselenggrakan BHACA dalam mempringati 11 tahun Hari Anti-Korupsi Internasional pada 9 Desember 2014.    BHACA (Bung Hatta Anti-Corruption Award) merupakan komunitas yang peduli akan bahaya tindakan korupsi yang semakin menjalar di setiap lapis kehidupan di negara ini. Karenanya BHACA mengajak masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi memerangi tindak korupsi. BHACA juga memberikan penghargaan atau  award  kepada beberapa tokoh yang dinilai ‘bersih’ diantaranya yaitu Erry Riyana Hardjapamekas, Saldi Isra, Am...