Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2012

Me

Aku memulainya dari musim gugur. Maple yang begitu anggun berdiri, rela meranggas demi datangnya salju yang dirindu. Cherry blossom yang tertawa merekah pun ikhlas melepas pakaian indah di setiap rantingnya. Helai demi helai terlepas, melayang...mencium tanah. Pengorbanan fase demi riuh rianya manusia. Aku berfikir andai mereka apatis, warna dunia mungkin tak banyak rupa.

Night Memory

Bismillaah… Anggunnya malam mengisi ruang hatiku. Senyap yang begitu menenangkan, Gelap yang mendamaikan. Pandanganku mengarah ke langit tingginya, Cahaya bundar itu nampak kesepian. Kerdip-kerdip cahaya entah bersembunyi di mana, hingga Polaris pun tak ku lihat. Dinginnya malam membekukan pikiranku, namun hatiku masih saja merasakan yang jauh di seberang angan.

Beku

Dinginnya kutub mungkin tak sedingin hatiku. Di sini aku hanya terdiam dan membisu. Semua telah rekat terpendam begitu dalam. Apa dayaku tuk mengungkapkan, jika semua akibat keterpaksaan jiwa yang meronta agar melepaskannya segera. Tak ada keberanian. Aku berfikir karena ini belumlah saatnya. Adakah sakit yang ku rasa ketika rahasia ini begitu kuat dikunci oleh si pemiliknya? Hati ini serasa terkunci begitu rapat. Sulit bagi orang lain untuk menjelajahi tiap ruang yang ada. Itu semua rahasia antara aku dan Tuhanku.