Langsung ke konten utama
From a month until now

Secepat apakah detik itu berakumulasi menjadi tahun yang terus berjalan demi tahun? Hidup yang terus bertumbuh, bersyukur atas segala anugerah yang telah diberikan.

Banyak sekali hal-hal yang belum tersampaikan, meski hanya sebuah ucapan dan juga pembuktian. Dan aku tak ingin untuk terus ragu memilih di antara pilihan yang telah aku ambil di antara ketidakpastian yang tengah menerpa. Mungkin saja itu hanyalah ujian menuju titik di mana taraf berpikir semakin meninggi.

Potensi demi potensi itu semakin lama semakin ingin dilejitkan kemba;i, bangunkan lagi seperti sediakala bahakan hingga serba bisa. Di mana letak kekhawatiran itu? Tak ada kah keberanian untuk melangkah pada jalan yang belum dimengerti segala sesuatunya? Dan kenapa tak berani tuk mencoba? Padahal apa? Semua pun pasti diawali dari itu...

Tak peduli ketika untaian kata-kata yang memekakan telinga itu terdengar, buakn salah telingaku mendengar tapi tak pandainya hatiku dalam memilah. Berterima kasih atas segala hal yang telah diberi, kunci dari segala kebahagiaan hidup ini....

Yk, 30 Maret 2014


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Media di Sekitar Kita

     ~ MEDIA DARLING Seorang tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini adakalanya mendapatkan perhatian lebih dari media. Pemberitaan yang positif tentang dirinya dengan intensitas yang di atas rata-rata menghiasi media cetak maupun elektronik memunculkan istilah media darling. Hampir semua media didominasi dengan berita-berita positif tentang dirinya dan hal demikian dapat membesarkan nama seseorang di mata publik.             Media darling seringkali diartikan sebagai kesayangan media yang saat ini benar-benar terjadi dalam dunia perpolitikan di negeri ini. Misalnya saja seperti fenomena Jokowi yang dapat dikatakan sebagai kekasih media (media darling). Selain menghiasi media cetak dan elektronik, berita yang bermuatan citra positif tentang dirinya tersebut juga masih didukung oleh pembicaraan di media sosial.

Penyakit Zona Nyaman

Seringkali kita dihadapkan dengan berbagai pilihan dan terkadang sangat membingungkan. Setiap pilihan memang mengandung konsekuensi dan bisa saja melahirkan masalah. Kadang jika terlalu memikirkan hal tersebut dapat membuat seseorang menjadi takut untuk mengambil pilihan. Seperti kata orang bijak, "kita takkan pernah tahu jika tak berani mencoba." Terkadang kenyamanan itu dapat menyesatkan. Terlena dengan rasa nyaman hingga lupa untuk menikmati tantangan di luar zonanya. Sulit untuk maju merupakan penyakit hasil dari gejala-gejala yang timbul sebab ketakutan dan mental yang lemah. Setidaknya berani untuk berbuat sesuatu yang baru, dalam tanda kutip hal yang positif. Memang dalam menjalaninya kita perlu waktu penyesuaian yang kadang tak mudah. Namun jika kita telah berhasil menjalani dan mendapat hasilnya, kita akan merasakan suatu sensasi yang luar biasa dan semakin mengerti ternyata setiap kita dianugerahi potensi yang kadang tak disadari oleh diri kita sendiri. So, be...

Random. . .

Bintang terang di utara.. Kedua kaki serasa melangkah padanya. Polaris.. Seperti halnya lentera jiwa. Di tengah pelukan malam.. Berselimut gemerlap bintang, sesekali melayang bak daun di musim gugur. Syahdu gulita seakan tak rindu hangat mentari. Mengapa yang nampak terang adakalanya hilang sinarnya ? Di mana sebenarnya sinar itu ? Nurani yang murni... bersabarlah akan takdirmu. Tuhan pasti tahu kau menunggu. Kabarkan saja pada hembusan angin malam.. perihal random yang mengisi relung-relung jiwa. Terbangkan pada-Nya... Hingga diturunkan jawaban.. akan segala kepastian.