Perjalanan panjang mengantarkanku kesini. Oke, sebenarnya aku itu amatiran. Selama ini aku itu ngeblog cuma buat curhat-curhatan aja, belum pernah bikin artikel yang berbobot-bobot gitu, apalagi bikin cerita perjalanan, lhah aku aja baru kok tertarik sama dunia gambar alias potret, dan juga baru nyeriusin juga nih sama yang namanya tulis-menulis. Semenjak aku kenal sama kompasiana, alias dapat tugas dari dosen bikin akun dan nulis berita di sono, yaa aku mulai belajar bikin tulisan-tulisan yang menarik lah dan ada nilainya di mata orang. Tapi yaa gitu deh, aku itu nol buanget. Masih harus banyak belajar dari yang belom berkualitas menjadi lebih baik lah. Yaah sekian uneg-unegnya. Ntar mau posting tulisan yang temanya yang beda lagi deh. hahaa
~ MEDIA DARLING Seorang tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini adakalanya mendapatkan perhatian lebih dari media. Pemberitaan yang positif tentang dirinya dengan intensitas yang di atas rata-rata menghiasi media cetak maupun elektronik memunculkan istilah media darling. Hampir semua media didominasi dengan berita-berita positif tentang dirinya dan hal demikian dapat membesarkan nama seseorang di mata publik. Media darling seringkali diartikan sebagai kesayangan media yang saat ini benar-benar terjadi dalam dunia perpolitikan di negeri ini. Misalnya saja seperti fenomena Jokowi yang dapat dikatakan sebagai kekasih media (media darling). Selain menghiasi media cetak dan elektronik, berita yang bermuatan citra positif tentang dirinya tersebut juga masih didukung oleh pembicaraan di media sosial.
Komentar
Posting Komentar