Langsung ke konten utama

Diary yang Lama Tak Tersentuh

Dear Diary,
tulisan ini ku tujukan utk mu meski ku tak mengukirnya di tubuhmu.
Semenjak datangnya media ini dan media lain ke duniaku, semenjak itu pula kian berganti waktu aku melupakanmu.
Entah tak lagi mampu terhitung jari berapa kurun waktu kau tak ku sentuh?
Tak tau sudah berapa banyak pemain figuran yg telah ku torehkan di setiap helai putihnya tubuhmu yg mewarnai setiap detik waktu dan detak jantungku.

Aku resah akan dirimu jikalau kau beberkan semua rahasiaku yg hanya ku ceritakan padamu seorang.
Kini usiamu telah cukup tua. Aku masih ingat kau adalah hadiah untukku saat ku mendapatkan sebuah prestasi karya tulis, ya yg sungguh amat amatiran itu! Haha.. Aku sungguh tak menyangka!

Tapi aku bahagia karna kau setia menemaniku dalam setiap curahan hatiku.
Tak jarang butiran air mata terjatuh di lembaranmu, menyeka tinta hitam yg dg gagahnya melukai tubuhmu.
Maafkan aku yg kini tak lagi menyentuhmu. Aku tak tau sudah seberapa tebalnya debu yg melekat di tubuhmu.
Maafkan aku yg lebih sering menorehkan luka-lukaku padamu ketimbang suka riaku.
Sekali lagi maafkan aku..

Tapi kaulah saksi hidupku. Dokumentasi setiap episode drama hidupku..
Terima kasih atas kesetiaanmu padaku. Aku akan kembali merawatmu dan membuktikan pada dunia bahwa kau bukan diary biasa! :)

190212
At the middle of bla bla bla

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Media di Sekitar Kita

     ~ MEDIA DARLING Seorang tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini adakalanya mendapatkan perhatian lebih dari media. Pemberitaan yang positif tentang dirinya dengan intensitas yang di atas rata-rata menghiasi media cetak maupun elektronik memunculkan istilah media darling. Hampir semua media didominasi dengan berita-berita positif tentang dirinya dan hal demikian dapat membesarkan nama seseorang di mata publik.             Media darling seringkali diartikan sebagai kesayangan media yang saat ini benar-benar terjadi dalam dunia perpolitikan di negeri ini. Misalnya saja seperti fenomena Jokowi yang dapat dikatakan sebagai kekasih media (media darling). Selain menghiasi media cetak dan elektronik, berita yang bermuatan citra positif tentang dirinya tersebut juga masih didukung oleh pembicaraan di media sosial.

Penyakit Zona Nyaman

Seringkali kita dihadapkan dengan berbagai pilihan dan terkadang sangat membingungkan. Setiap pilihan memang mengandung konsekuensi dan bisa saja melahirkan masalah. Kadang jika terlalu memikirkan hal tersebut dapat membuat seseorang menjadi takut untuk mengambil pilihan. Seperti kata orang bijak, "kita takkan pernah tahu jika tak berani mencoba." Terkadang kenyamanan itu dapat menyesatkan. Terlena dengan rasa nyaman hingga lupa untuk menikmati tantangan di luar zonanya. Sulit untuk maju merupakan penyakit hasil dari gejala-gejala yang timbul sebab ketakutan dan mental yang lemah. Setidaknya berani untuk berbuat sesuatu yang baru, dalam tanda kutip hal yang positif. Memang dalam menjalaninya kita perlu waktu penyesuaian yang kadang tak mudah. Namun jika kita telah berhasil menjalani dan mendapat hasilnya, kita akan merasakan suatu sensasi yang luar biasa dan semakin mengerti ternyata setiap kita dianugerahi potensi yang kadang tak disadari oleh diri kita sendiri. So, be...

Random. . .

Bintang terang di utara.. Kedua kaki serasa melangkah padanya. Polaris.. Seperti halnya lentera jiwa. Di tengah pelukan malam.. Berselimut gemerlap bintang, sesekali melayang bak daun di musim gugur. Syahdu gulita seakan tak rindu hangat mentari. Mengapa yang nampak terang adakalanya hilang sinarnya ? Di mana sebenarnya sinar itu ? Nurani yang murni... bersabarlah akan takdirmu. Tuhan pasti tahu kau menunggu. Kabarkan saja pada hembusan angin malam.. perihal random yang mengisi relung-relung jiwa. Terbangkan pada-Nya... Hingga diturunkan jawaban.. akan segala kepastian.