Langsung ke konten utama

Serumit Kata


Berlalu, hinggap dan terbanglah...
Sulit untuk merangkai kata padahal hanya variasi dua puluh enam huruf. Rumitnya kalimat-kalimat yang ingin diungkap tak serumit hati yang berkata apa. Tiada yang pernah tahu apa yang akan dan semua yang telah tersimpan dalam penggalan sejarah. Mengais masa yang telah dilalui serasa memulung kenangan yang selayaknya dipungut dan kenangan yang sedalam-dalamnya dikubur.

Apa yang pernah terucap oleh gerak-gerik lidah dan manisnya bibir, ada saja yang bakal kembali kepada tuannya. Apa yang diduga kemarin tak mesti bisa sesuai dengan saat ini. Dan apa yang diasumsikan saat ini tidak mungkin dapat sempurna terjadi di hari esok. Siapa yang tahu? Apa yang sekarang di bawah, adakah jaminan untuk besok akan terus di bawah? Atau bahkan nanti membawahi? Siapa tahu? Yang di atas? Entahlah....

Ah percuma jika hanya kata-kata. Meskipun tak serumit kemarin kemarin kemarin, semestinya ada sesuatu yang lebih lebih dan jauh untuk bisa lebih bukan untuk manja terhadap apa yang terjadi saat ini.

-Yk, 10/01/14 17:45, matahari beranjak pergi-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Media di Sekitar Kita

     ~ MEDIA DARLING Seorang tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini adakalanya mendapatkan perhatian lebih dari media. Pemberitaan yang positif tentang dirinya dengan intensitas yang di atas rata-rata menghiasi media cetak maupun elektronik memunculkan istilah media darling. Hampir semua media didominasi dengan berita-berita positif tentang dirinya dan hal demikian dapat membesarkan nama seseorang di mata publik.             Media darling seringkali diartikan sebagai kesayangan media yang saat ini benar-benar terjadi dalam dunia perpolitikan di negeri ini. Misalnya saja seperti fenomena Jokowi yang dapat dikatakan sebagai kekasih media (media darling). Selain menghiasi media cetak dan elektronik, berita yang bermuatan citra positif tentang dirinya tersebut juga masih didukung oleh pembicaraan di media sosial.

Penyakit Zona Nyaman

Seringkali kita dihadapkan dengan berbagai pilihan dan terkadang sangat membingungkan. Setiap pilihan memang mengandung konsekuensi dan bisa saja melahirkan masalah. Kadang jika terlalu memikirkan hal tersebut dapat membuat seseorang menjadi takut untuk mengambil pilihan. Seperti kata orang bijak, "kita takkan pernah tahu jika tak berani mencoba." Terkadang kenyamanan itu dapat menyesatkan. Terlena dengan rasa nyaman hingga lupa untuk menikmati tantangan di luar zonanya. Sulit untuk maju merupakan penyakit hasil dari gejala-gejala yang timbul sebab ketakutan dan mental yang lemah. Setidaknya berani untuk berbuat sesuatu yang baru, dalam tanda kutip hal yang positif. Memang dalam menjalaninya kita perlu waktu penyesuaian yang kadang tak mudah. Namun jika kita telah berhasil menjalani dan mendapat hasilnya, kita akan merasakan suatu sensasi yang luar biasa dan semakin mengerti ternyata setiap kita dianugerahi potensi yang kadang tak disadari oleh diri kita sendiri. So, be...

Kisah Kita yang Takkan Pernah Pupus Seperti Pohon Pinus

Makna kebersamaan yang tak pernah pupus, kokoh berdiri tegak dan lurus layaknya pohon pinus :) Wow! Pohon pinus. Aduuh gimana nih kalo tiba-tiba melankolis terus kesannya malah romantis? -_- hehe.. Tapi juga nggak begitu amat. Oke itu cukup jadi intro :p Ini merupakan perjalanan kita selepas dari Bumi Langit. Ini lah hutan pinus yang terletak di perbatasan Dlinggo, Bantul-Imogiri. Asri, sejuk dan aroma pinus ini menyusuri serambi dan bilik hati (kayak darah di jantung aja!). hehehe...