Langsung ke konten utama

Serumit Kata


Berlalu, hinggap dan terbanglah...
Sulit untuk merangkai kata padahal hanya variasi dua puluh enam huruf. Rumitnya kalimat-kalimat yang ingin diungkap tak serumit hati yang berkata apa. Tiada yang pernah tahu apa yang akan dan semua yang telah tersimpan dalam penggalan sejarah. Mengais masa yang telah dilalui serasa memulung kenangan yang selayaknya dipungut dan kenangan yang sedalam-dalamnya dikubur.

Apa yang pernah terucap oleh gerak-gerik lidah dan manisnya bibir, ada saja yang bakal kembali kepada tuannya. Apa yang diduga kemarin tak mesti bisa sesuai dengan saat ini. Dan apa yang diasumsikan saat ini tidak mungkin dapat sempurna terjadi di hari esok. Siapa yang tahu? Apa yang sekarang di bawah, adakah jaminan untuk besok akan terus di bawah? Atau bahkan nanti membawahi? Siapa tahu? Yang di atas? Entahlah....

Ah percuma jika hanya kata-kata. Meskipun tak serumit kemarin kemarin kemarin, semestinya ada sesuatu yang lebih lebih dan jauh untuk bisa lebih bukan untuk manja terhadap apa yang terjadi saat ini.

-Yk, 10/01/14 17:45, matahari beranjak pergi-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Random. . .

Bintang terang di utara.. Kedua kaki serasa melangkah padanya. Polaris.. Seperti halnya lentera jiwa. Di tengah pelukan malam.. Berselimut gemerlap bintang, sesekali melayang bak daun di musim gugur. Syahdu gulita seakan tak rindu hangat mentari. Mengapa yang nampak terang adakalanya hilang sinarnya ? Di mana sebenarnya sinar itu ? Nurani yang murni... bersabarlah akan takdirmu. Tuhan pasti tahu kau menunggu. Kabarkan saja pada hembusan angin malam.. perihal random yang mengisi relung-relung jiwa. Terbangkan pada-Nya... Hingga diturunkan jawaban.. akan segala kepastian.

#LiveDrive with Kunto Aji

Sore-sore hujan lagi enaknya ke mana ya? Hmm... pas banget nih tadi ada yang ngajakin ke Dixie di jalan Gejayan. Aku pikir tadi ngajakin makan eh ternyata nonton Kunto Aji live. Kalo diajak ya siapa yang nggak mau sih ? :p Nggak perlu nunggu lama, akhirnya cus ke TKP sama rekan tapi kami memang memilih nggak bareng naik mobil sama kakak-kakak dari Swaragama, soalnya takut nanti kalo mau pulang duluan ada keperluan lain. Setelah sampai dan mau naik ke lantai 2, ada seorang petugas yang menanyai kami untuk mengkonfirmasi invitation. Agak kebingungan sih, tapi akhirnya datanglah kakak dari Swaragama yang ngajak kami tadi. Akhirnya kami bisa nonton Kunto Aji secara ekslusif nih, free lagi. hihiii.. Baru sampe lantai 2 disambut dengan lagunya Kunto Aji "Akhir Bulan", Liriknya itu lhooo....problem mahasiswa kost-kost an banget deh :(  Kunto Aji Live at Dixie Asik juga nih bisa nikmatin coffe break ditemani lantunan lagu-lagu catchy si Penyanyi berambut keriting...

Istilah Media di Sekitar Kita

     ~ MEDIA DARLING Seorang tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini adakalanya mendapatkan perhatian lebih dari media. Pemberitaan yang positif tentang dirinya dengan intensitas yang di atas rata-rata menghiasi media cetak maupun elektronik memunculkan istilah media darling. Hampir semua media didominasi dengan berita-berita positif tentang dirinya dan hal demikian dapat membesarkan nama seseorang di mata publik.             Media darling seringkali diartikan sebagai kesayangan media yang saat ini benar-benar terjadi dalam dunia perpolitikan di negeri ini. Misalnya saja seperti fenomena Jokowi yang dapat dikatakan sebagai kekasih media (media darling). Selain menghiasi media cetak dan elektronik, berita yang bermuatan citra positif tentang dirinya tersebut juga masih didukung oleh pembicaraan di media sosial.