Dinginnya kutub mungkin tak sedingin hatiku. Di sini aku hanya terdiam dan membisu. Semua telah rekat terpendam begitu dalam. Apa dayaku tuk mengungkapkan, jika semua akibat keterpaksaan jiwa yang meronta agar melepaskannya segera. Tak ada keberanian. Aku berfikir karena ini belumlah saatnya. Adakah sakit yang ku rasa ketika rahasia ini begitu kuat dikunci oleh si pemiliknya? Hati ini serasa terkunci begitu rapat. Sulit bagi orang lain untuk menjelajahi tiap ruang yang ada. Itu semua rahasia antara aku dan Tuhanku.
~ MEDIA DARLING Seorang tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini adakalanya mendapatkan perhatian lebih dari media. Pemberitaan yang positif tentang dirinya dengan intensitas yang di atas rata-rata menghiasi media cetak maupun elektronik memunculkan istilah media darling. Hampir semua media didominasi dengan berita-berita positif tentang dirinya dan hal demikian dapat membesarkan nama seseorang di mata publik. Media darling seringkali diartikan sebagai kesayangan media yang saat ini benar-benar terjadi dalam dunia perpolitikan di negeri ini. Misalnya saja seperti fenomena Jokowi yang dapat dikatakan sebagai kekasih media (media darling). Selain menghiasi media cetak dan elektronik, berita yang bermuatan citra positif tentang dirinya tersebut juga masih didukung oleh pembicaraan di media sosial.
Komentar
Posting Komentar